Kisi-kisi UTS Psikologi Komunikasi (Dosen : Riswandi)

1.    Definisi Psikologi komunikasi

Psikom adalah ilmu yang mempelajari proses komunikasi antar manusia dan proses mental melalui pendekatan psikologi untuk mencapai komunikasi efektif.

Psikom adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia melalui proses mental dan perilaku manusia.

2.    Ruang Lingkup Psikologi Komunikasi

Ruang lingkup psikologi komunikasi adalah  :

  1. Sistem komunikasi intrapersonal

Membahas  tentang karakteristik manusia komunikan, faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi perilaku komunikasinya,  sistem memori dan berpikir, dan sifat-sifat psikologi komunikator.

  1. Sistem komuniksi interpersonal

Tentang proses persepsi interpersonal, konsep diri,  atraksi interpersonal, dan hubungan interpersonal.

  1. Sistem komunikasi kelompok

Tentang kelompok dan pengaruhnya pada perilaku komunikasi, factor-faktor yang mempengaruhi keefektifan kelompok, dan bentuk-bentuk komunikasi kelompok.

  1. Sistem komunikasi  Massa

Tentang motivasi Atau factor-faktor yang mempengaruhi reaksi individu terhadap media massa, efek komunikasi massa, dan psikologi komunikator.

3.    Teori Behaviorisme tentang manusia

Konsepsi manusia dalam Behavioralisme
  • Behavioralisme menganalisis hanya perilaku yang nampak saja, yang dapat  diukur, dilukiskan, dan diramalkan (Rasional)
  • Beranggapan bahwa tingkah laku manusia dikendalikan oleh faktor-faktor lingkungan.
  • Beranggapan bahwa manusia adalah “manusia mesin” (Homo Mechanicus”).
  • Pada waktu lahir jiwa manusia tidak memiliki apa-apa sama seperti meja lilin (tabula rasa) yang siap dilukis oleh pengalaman (Aristoteles).

Konsep behavioralisme dipengaruhi oleh :

  • Paham empirisme (John Locke, 1632-1704);  pemikirannya adalah bahwa pada waktu lahir manusia tidak mempunyai “warna mental”, warnanya diperoleh dari pengalaman. Secara psikologis, seluruh perilaku manusia, kepribadian dan temparamen ditentukan oleh  pengalaman indrawi (sensory experience).
  • Paham hedonisme, yang memandang manusia sebagaim mahluk yang bergerak untuk memenuhi kepentingan dirinya sendiri, mencari kesenangan dan mengurangi penderitaan
  • Paham utilitarianisme, yang memandang seluruh perilaku manusia tunduk pada prinsip ganjaran dan hukuman.

4.    Fungsi emosi bagi manusia

Ada 4 fungsi emosi sebagai berikut :

1)    Emosi adalah pembangkit energi/energizer.

Emosi membangkitakan dan memobilisasi energi kita; misalnya marah menggerakkan kita untuk menyerang, takut menggerakkan kita untuk lari, cinta menggerakkan kita untuk berdekatan dan bermesraan. asssiiikkkk

2)    Emosi pembawa informasi/messenger (Intrapersonal)

Kita dapat mengetahui keadaan diri kita berdasarkan emosi yang kita rasakan. Jika kita marah, kita mengetahui bahwa kita diserang oleh orang lain; sedih berarti kita kehilangan sesuatu atau seseorang,

3)    Emosi pembawa pesan (interpersonal)

Ketika anda berkomunikasi dengan mengekspresikan emosi anda terhadap komunikan, komunikan anda akan lebih mengerti isi dan maksud pesan serta lebih mengetahui kondisi psikis yang sedang anda alami.

4)    Emosi merupakan sumber informasi mengenai keberhasilan kita.

Kita mendambakan kesehatan, dan mengetahuinya ketika kita merasa sehat wal alfiat. Kita menginginkan keindahan, dan mengetahui bahwa kita memperolehnya ketika kita merasakan kenikmatan estetika dalam diri kita.

5.    Faktor perilaku manusia (biologis, psikologis)

1.    Faktor Biologis

  • Bahwa warisan biologis manusia menentukan perilakunya, melalui fungsi DNA yang menyimpan seluruh memori warisan biologis dari kedua orang tuanya.
  • Berpengaruh terhadap kecerdasan, kemampuan sensasi, dan emosi, Sistem syaraf mengatur pekerjaan otak dan pengolahan informasi dalam jiwa manusia. Sistem hormonal bukan saja mempengaruhi mekanisme biologis, tetapi juga mempengaruhi proses psikologis.
  • Menurut  Wilson, perilaku sosial manusia dibimbing oleh aturan-aturan yang sudah diprogram secara genetis dalam jiwa manusia. Program ini disebut ”epigenetic rules”, yang mengatur perilaku manusia seperti kecenderungan menghindari ”incest”, kemampuan memahami ekspresi wajah, sampai kepada persaingan politik.
  • Namun Perlu dipahami bahwa manusia bukan semata-mata mahluk biologis, sebab kalau begitu ia tidak berbeda dengan kambing atau monyet.

Beberapa contoh perilaku faktor biologis manusia:

  • Bercumbu
  • Memberi makan
  • Merawat anak
  • Dan beberapa perilaku agresif
  • Kebutuhan makan dan minum
  • Istirahat
  • Kebutuhan seksual
  • Kebutuhan memelihara kelangsungan hidup dengan menghindari sakit dan bahaya.

2.    Faktor-faktor Sosiopsikologis

Karena manusia mahluk sosial, dari proses sosial ia memperoleh beberapa karakteristik yang mempengaruhi perilakunya. Ada tiga komponen yang berkaitan dengan factor sosiopsikologis ini, yaitu :

  1. komponen kognitif adalah aspek intelektual yang berkaitan dengan apa yang diketahui oleh manusia.
  2. komponen afektif yang merupakan aspek emosional dan berkaitan dengan factor sosiopsikologis. Yang termasuk komponen afektif adalah : Motif Sosiogenis, Sikap
  3. Emosi komponen konatif adalah aspek volisional, yang berhubungan dengan kebiasaan dan kemauan bertindak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s