TEORI SISTEM NON-VERBAL (Tradisi Semiotika: Pesan)

Akademisi komunikasi menganggap bahwa bahasa dan perilaku lebih sering tidak bekerja bersama, sehingga teori-teori tanda non-verbal adalah elemen penting dalam tradisi semiotik.

KODE NON-VERBAL

Kode non-verbal adalah kumpulan perilaku yang digunakan untuk menyampaikan arti. Judee Burgoon menggolongkan sistem kode non-verbal seperti halnya memiliki beberapa struktur sifat. Kode non-verbal memiliki dimensi semantic, sintaksis, pragmaktik.

Baik bahasa maupun bentuk non-verbal mengizinkan pelaku komunikasi menggabungkan beberapa tanda yang berhubungan kedalam sebuah variasi kompleks yang hamper tidak terbatas dari pengungkapan makna. System kode non-verbal digolongkan menurut jenis aktivitas yang digunakan dalam kode. Burgoon mengusulkan tujuh jenis :

  1. Kinesis ( aktivitas tubuh ),
  2. Vokalis atau paralanguage (suara),
  3. Penampilan fisik,
  4. haptics ( touch ),
  5. proxemics ( ruang ),
  6. Chronemics ( waktu ),
  7. Artefak ( objek )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s