Psikologi dalam komunikasi kelompok

Kelompok menentukan cara anda bertutur kata, gaya berpakaian, bekerja, belajar, bahkan hingga keadaan emosi seperti suka dan duka pun hal tersebut di pengaruhi kelompok anda. Karena itu informasi, menambah pengetahuan, memperteguh atau merubah sikap dan perilaku, mengembangkan kesehatan jiwa, dan meningkatkan kesadaran anda dalam berpikir (secara psikologi).

Kelompok mempunyai dua tanda pesikologis.
1) Ada keterikatan antar anggota (sense of belllonging)
Adanya sebuah ikatan dalam individu satu dengan yang lainnya antar anggota suatu kelompok. Dapat juga disebut sebagai sifat kedekatan antar individu suatu kelompok.

2) Saling bergantung satu sama lain (anggotanya)
Terdapat rasa saling membutuhkan antara satu individu kelompok dengan invidu sekelompok.

Tiga macam pengaruh kelompok:
1) Konformitas : Perubahan perilaku atau kepercayaan menuju (norma) kelompok sebagai akibat tekanan kelompok yang real atau di bayangkan. Anda tentu memiliki sifat idealis , atau paling tidak memiliki pendapat yang menurut anda tepat untuk menyelesaikan masalah. Namun ketika ada yang berpendapat lain dengan anda. Kemudian pendapat orang lain tersebut mendapat banyak apresiasi dan dukungan dari anggota lainnya daripada anda. Sehingga mau tidak mau anda harus mengikuti pendapat orang lain tersebut, karena desakan anggota lain yang banyak didukung. Sehingga konformitas terjadi jika ada desakan tekanan dari anggota lain yang mayoritas terhadap yang minoritas dalam satu kelompok. Contoh : Dalam pemilihan warna jaket, yang memilih warna biru ada 3 orang dan memilih warna hijau ada 18 orang. Kemudian di musyawarahkan. lalu yang ketiga orang tersebut mengalah.
2) Fasilitas Sosial : Subjek bukan saja diberi tau bahwa perilakunya diawasi, tetapi juga dinilai oleh kelompoknya. Dalam fasilitas sosial, seorang individu yang telah memutuskan untuk bergabung dalam kelompok tertentu. Di-inginkan ataupun tidak di-inginkan oindividu tersebut akan diperhatikan kesehariannya baik di kegiatan di dalam maupun diluar kelompok. Individu yang ada dalam kelompok juga dapat memberi penilaian kepada individu baru tersebut, berdasarkan nilai-nilai yang ada dalam kelompok tersebut. Contoh : Seorang mahasiswa yang berkecimpung dalam kegiatan UKM dakwah. Ketika ia berada di kampus, anggota yang lain memperhatikan dirinya dalam kelas, beribadah, keseharian, dll.
3) Polarisasi : Kecendrungan orang untuk berkeputusan lebih berani atau lebih takut ketika masuk kelompok atau diluar kelompok dalam menghadapi suatu fenomena. ketika anda berada dalam kelompok yang anda telah mengenali karakteristik anggotanya dan mereka juga telah mengenal anda secara dekat. Anda mungkin akan lebih percaya diri dalam mengemukakan pendapat, beretorika, berkarya, dan lainnya di kelompok. Lain halnya ketika anda di kelompok lain seperti di kelas. Kelas tersebut memang dikenal sebagai kelas yang terdiri dari individu yang jago berargumen. Sehingga anda kurang percaya diri, karena selain orang yang mendukung anda sedikit. Anda juga tidak percaya diri terhadap kemampuan anda. Contoh : Achmad adalah mahasiswa yang mengikuti suatu organisasi. Di organisasi tersebut ia telah berkecimpung disana selama 2 tahun. Kini ia diangkat sebagai anggota senior. Di organisasi ia dikenal sebagai orang yang memiliki ide revolusioner. Sehingga bila berbicara di hadapan anggota ia tampil dengan sangat bijaksana, dan menjadi singa panggung. Hal tersebut sangat berbeda ketika ia berada di kelas. Ia menjadi anak yang pendiam dan penurut. Achmad tidak berani berpendapat karena pendukungnya sedikit, dan ia tidak percaya diri akan kemampuannya tersebut untuk dipraktekan di kelas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s